Kegiatan penambangan memang memberikan banyak keuntungan seperti peningkatan pendapatan negara, mendorong pembangunan infrastruktur, sampai pada menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Namun, kegiatan ini juga tidak lepas dari ancaman kerusakan, terutama berupa pencemaran tanah dan air.
Dalam prosesnya, lubang-lubang akibat pertambangan menyebabkan adanya kubangan air yang mengandung zat-zat kimia. Ketika rembesan zat kimia dan limbah berbahaya masuk ke dalam tanah, tentu akan mencemari kualitas tanah tersebut. Itulah salah satu pencemaran akibat dari aktivitas pertambangan.
Untung saja, dunia pertambangan sekarang telah paham dengan isu lingkungan dan memanfaatkan penggunaan HDPE geomembrane sebagai solusinya. HDPE geomembrane adalah lembaran plastik yang kedap cairan kimia, limbah, dan gas berbahan high-density polyethylene (HDPE).
Oleh karena itu, HDPE geomembrane ini sering digunakan berbagai industri sebagai pelapis untuk menampung limbah kimia berbahaya. Lantas, apa manfaat HDPE geomembrane bagi pertambangan? Dalam artikel ini akan membahas panduan lengkap bahan tersebut, mulai dari manfaat, kriteria, hingga metode pemasangan. Mari kita simak bersama!
Manfaat HDPE Geomembrane untuk Pertambangan
Secara umum, HDPE geomembrane digunakan industri pertambangan untuk melindungi lingkungan dari paparan bahan kimia berbahaya. Material ini mampu menahan bahan kimia seperti asam sulfat, natrium sianida, serta limbah lain yang membahayakan ekosistem sekitar. Dalam praktiknya, HDPE geomembrane sering digunakan untuk pelapis pada kolam tambang (settling pond) dan kolam limbah (tailing impoundments)
Penggunaan HDPE geomembrane pun juga tahan lama, sekitar lebih dari 20 tahun pemakaian. Terlebih lagi, material ini juga anti UV yang sangat cocok dengan kondisi iklim di Indonesia. Sehingga, penggunaan HDPE geomembrane sangat efektif di dunia pertambangan.
Spesifikasi dan Kriteria Pemilihan HDPE Geomembrane Terbaik untuk Pertambangan
Kegiatan pertambangan tentu memiliki tingkat risiko yang tinggi. Apalagi, kegiatan ini berhubungan dengan banyak material berat dan bahan-bahan kimia yang beragam. Oleh karena itu, pemilihan HDPE juga harus melalui berbagai pertimbangan sebelum digunakan pada lokasi penambangan seperti:
- Ketebalan: HDPE geomembrane yang digunakan biasanya memiliki ketebalan 1,5 – 2 mm.
- Bahan: Penggunaan wajib material yang baru dan tidak boleh didaur ulang.
- Tekstur: Lokasi yang datar biasanya menggunakan HDPE geomembrane bertekstur halus. Sedangkan, area miring menggunakan material bertekstur kasar.
- Standar: Material yang dipilih harus memenuhi standar seperti ASTM D638, GRI GM13, ataupun standar nasional lain.
Pemilihan material yang tepat dapat mengurangi risiko kerusakan dan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dalam kegiatan pertambangan. Untuk kriteria pemasangan HDPE geomembrane lain dapat Anda baca selengkapnya di sini.
Metode Pemasangan HDPE Geomembrane
Oleh karena kerumitannya, pemasangan HDPE geomembrane tentu tidak dapat dilakukan oleh orang awam. Pengawasan dan pengerjaan dari tenaga ahli diperlukan agar tidak terjadi hal yang menyebabkan kerugian selama pemasangan material ini. Biasanya, pemasangan HDPE geomembrane terjadi dalam tiga tahapan yaitu seperti berikut:
1. Persiapan
Tahap ini adalah tahap yang penting sebelum pemasangan HDPE geomembrane dimulai. Permukaan tanah harus dipadatkan terlebih dahulu. Pastikan pula permukaan bebas dari puing, kerikil tajam, maupun benda lain yang dapat membuat material ini dapat sobek atau bocor.
Selain itu, parit jangkar juga perlu dibuat agar dimensi kolam sesuai dengan perencanaan. Semua peralatan, termasuk alat welding, harus disiapkan dan dipastikan siap pakai sebelum proses pemasangan dimulai.
2. Pemasangan
Kegiatan melapisi permukaan proyek atau kolam menggunakan HDPE geomembrane ada pada tahap ini. Namun, pastikan dahulu kondisi cuaca sebelum memulai. Penghamparan material ini dilakukan mengikuti arah angin secara hati-hati untuk menghindari kerutan, lalu ujung-ujungnya diberi kantong pasir agar tidak terbawa angin.
Bagian yang saling tumpang tindih harus dipastikan sejajar dan bebas kerutan sebelum proses pengelasan dilakukan. Proses pengelasan menggunakan alat welding harus dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman. Proses welding harus segera dilakukan setelah penghamparan hingga seluruh sambungan tersegel sempurna dan material siap difungsikan.
3. Pengujian Hasil
Selanjutnya, tahap terakhir adalah melakukan evaluasi untuk menguji kualitas dan kelayakan dari HDPE geomembrane yang telah terpasang. Biasanya, pengujian akan menggunakan alat dan langsung dilakukan pada lokasi pemasangan. Kegunaan pengujian ini adalah agar mengetahui adanya kebocoran pada material atau tidak. Jika kekuatan dan kualitas HDPE geomembrane telah teruji, material ini sudah dapat digunakan.
FAQ Seputar Konten
- Berapa ketebalan HDPE geomembrane yang ideal untuk area pertambangan? Ketebalan yang umum digunakan adalah 1,5 – 2 mm. Ketebalan 2 mm lebih direkomendasikan, namun 1,5 mm tetap bisa digunakan selama memenuhi standar ASTM GM13.
- Apakah HDPE geomembrane boleh menggunakan material daur ulang? Tidak. Bahan baku yang digunakan wajib 100% material baru. Penggunaan material daur ulang tidak diperbolehkan karena dapat mengurangi kualitas dan ketahanan geomembrane.
- Apakah pemasangan HDPE geomembrane bisa dilakukan sendiri tanpa tenaga ahli? Tidak disarankan. Proses pemasangan memerlukan pengawasan dan pengerjaan dari tenaga ahli berpengalaman, terutama pada tahap pengelasan. Pemasangan yang tidak profesional berpotensi menimbulkan kebocoran yang dapat mencemari lingkungan sekitar area tambang.
Kesimpulan
HDPE geomembrane merupakan solusi efektif bagi industri pertambangan dalam mencegah pencemaran lingkungan akibat rembesan limbah kimia berbahaya. Pemilihan material yang tepat dari segi ketebalan, tekstur, dan standar kualitas, serta proses pemasangan oleh tenaga ahli, menjadi kunci keberhasilan penggunaannya.
Percayakan kebutuhan HDPE geomembrane pertambangan Anda kepada PT Pandu Equator yang berpengalaman dalam menyediakan solusi geoteknik berkualitas tinggi sesuai standar industri.
Recent Comments