Apa itu Dinding Penahan Tanah, Fungsi , dan Jenisnya

Dinding penahan tanah adalah struktur yang dibangun untuk menahan tanah yang bergerak atau untuk mencegah longsoran tanah. Dinding ini dibangun dari berbagai macam bahan seperti besi, kayu, batuan, pasir, dll. Dinding penahan tanah dapat dibangun dengan berbagai metode, seperti dengan cara menggali tanah dan membuat teras-teras, atau dengan cara menancapkan tiang-tiang ke dalam tanah dan menghubungkannya dengan kawat atau tali. Dinding penahan tanah juga dapat dibangun dengan cara menggunakan kotak-kotak besi atau logam yang diisi dengan batuan atau pasir. Dinding ini digunakan untuk menjaga kestabilan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor, sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi dan menjaga kestabilan air di daerah yang rawan banjir.

Source : Wikipedia

Fungsi dinding penahan tanah adalah untuk menahan tanah yang bergerak atau untuk mencegah longsoran tanah. Dinding penahan tanah juga digunakan untuk menjaga kestabilan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor. Selain itu, dinding penahan tanah juga digunakan sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi seperti jalan, jembatan, dan bangunan. Dinding penahan tanah juga digunakan untuk menjaga kestabilan air di daerah yang rawan banjir.

Ada beberapa tipe dinding penahan tanah, diantaranya:

  • Dinding gabion: Dinding ini terdiri dari kotak-kotak terbuat dari besi atau logam yang diisi dengan batuan atau pasir. Dinding gabion digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
  • Dinding terasering: Dinding ini terdiri dari beberapa lapisan tanah yang dikumpulkan dan dibentuk seperti teras-teras. Dinding terasering digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
  • Dinding tanah berpilin: Dinding ini terdiri dari beberapa tiang yang dalamkan ke dalam tanah dan dihubungkan dengan kawat atau tali. Dinding tanah berpilin digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
  • Dinding tanah tetap (sheet pile wall): Dinding ini terdiri dari plat-plat besi atau kayu yang dalamkan ke dalam tanah. Dinding tanah tetap digunakan untuk menahan tanah di daerah yang rawan longsor atau sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi.
  • Dinding berlubang : Dinding ini terdiri dari sebuah dinding yang memiliki lubang-lubang dan digunakan untuk menahan tanah yang bergerak. Dinding berlubang digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
  • Dinding Penahan Tanah Segmental : Dinding penahan tanah ini terdiri dari susunan beton modular yang saling mengunci satu sama lain dan biasanya untuk timbunan diperkuat dengan material geogrid atau geostrap.

Baca Post Kami Lainnya

Pengenalan Geosintetik

Pengenalan Geosintetik

Pengenalan Geosintetik dan Material GeosintetikPengenalan Geosintetik dan Material Geosintetik1. Klasifikasi Geosintetik Menurut ASTM D 4439 pengertian geosintetik adalah suatu produk berbentuk lembaran yang terbuat dari bahan polimer lentur yang digunakan dengan...

Penentuan Nilai Kuat Tusuk pada Non Woven Geotextile

Penentuan Nilai Kuat Tusuk pada Non Woven Geotextile1.  Pendahuluan Sifat yang harus dimiliki oleh Geotextile sebagai lapis pelindung yaitu kuat tusuk (puncture Strength). Geotextile akan mengalami tusukan akibat batu-batu pecah yang runcing, tonggak kayu, akar-akaran...

Mengenal Pipa HDPE, Jenis Pipa HDPE, dan Pemasangan Pipa HDPE

Mengenal Pipa HDPE, Jenis Pipa HDPE, dan Pemasangan Pipa HDPE1. Sejarah Penggunaan Pipa HDPE Material-material tradisonal yang digunakan untuk transmisi pipa bawah tanah air, gas, minyak dan berbagai cairan lainnya adalah baja, besi cor, dan beton. Material pipa ini...

Aplikasi Geocell Pada Bidang Teknik Sipil

Aplikasi Geocell Pada Bidang Teknik Sipil

Aplikasi Geocell Pada Bidang Teknik SipilA. Pendahuluan Pembangunan infrastruktur adalah kebutuhan terpenting saat ini. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat diperlukan pembangunan infrastruktur berupa jalan raya, jalan kereta api, pelabuhan, bandara, PLTA, PLTU,...

Pemasangan Silt Protector Proyek Pelabuhan Baru, Makassar

Pemasangan Silt Protector Proyek Pelabuhan Baru, MakassarPembangunan Pelabuhan Baru Makassar membutuhkan pengendalian sedimen yang ketat, terutama karena pekerjaan reklamasi, pemancangan, serta aktivitas pengerukan (dredging) berpotensi meningkatkan kekeruhan air...

Let's Work Together!

Silahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan material yang tepat untuk proyek anda dan dapatkan harga terbaik dari kami. 

Location

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765

Mobile : 08111116066

Fax : (62-21) 8463504

Email : office@pandu-equator.com

Dapatkan Info Lebih Lengkap Mengenai Segmental Retaining Wall