Apa itu Dinding Penahan Tanah Segmental ?

Segmental retaining wall adalah dinding penahan tanah yang dibangun menggunakan blok modular yang saling mengunci (interlocking). Dinding penahan tanah  ini dirancang dan dibangun baik sebagai dinding penahan gravitasi (konvensional) atau dinding penahan tanah yang diperkuat dengan mekanikal system (MSE Wall system).

Dinding Penahan Tanah Gravitasi

Pada tipe ini, stabilitas dinding penahan tanah hanya bergantung pada momen tahanan balok susun terhadap momen guling gaya lateral. Hal ini menyebabkan membatasi ketinggian dinding menjadi sekitar 1,5 m. Namun, sejumlah pemasok menyediakan blok pasangan bata yang lebih berat untuk menambah ketinggian dinding.

Dinding penahan tanah yang diperkuat dengan Geogrid (MSE Wall System).

Tipe ini sering juga disebut dengan istilah MSE Wall System, yang mana secara konstruksi memungkinkan untuk meningkatkan tinggi dinding penahan tanah dengan menggunakan lapisan geogrid untuk memperkuat tanah di timbunan dinding dan menciptakan massa tanah yang diperkuat.

Tanah yang distabilkan secara mekanis atau massa tanah yang diperkuat digunakan untuk meningkatkan momen tahanan terhadap aksi guling. Lapisan geogrid berhasil digunakan jika dipasang melalui sambungan di dinding dan memperpanjang ujung lainnya di luar garis keruntuhan tanah timbunan dan jarak vertikal antara dua dipasang berdekatan sekitar dua atau tiga blok. Selanjutnya, panjang zona yang distabilkan secara mekanis adalah sekitar 70% dari tinggi dinding.

Di Indonesia aplikasi dinding penahan segmental dengan perkuatan mekanik (MSE Wall System) banyak digunakan sebagai dukungan untuk jalan tol dan jalan layang yang dibangun diatas tanah urugan.

CornerStone Wall Solution

CornerStone merupakan salah satu perusahaan terkemuka didunia yang telah mengembangkan Blok modular dengan konektor sehingga terjadi interlocking dan memiliki stabilitas yang baik dalam menahan gaya lateral.

Berikut ini adalah beberapa proyek MSE Wall dengan menggunakan modular blok dari CornerStone Wall Solution

blank
blank
blank
blank
blank

Baca Post Kami Lainnya

Apa itu Drainage Cell? Fungsi, Cara Kerja & Aplikasi

Apa itu Drainage Cell? Fungsi, Cara Kerja & Aplikasi

Drainage cell merupakan material geosintetik berbentuk modul berongga yang dirancang untuk mengalirkan air secara efisien di berbagai aplikasi konstruksi. Dengan bobot ringan, kapasitas drainase tinggi, dan kemudahan pemasangan, material ini banyak digunakan pada basement, roof garden, hingga sistem drainase bawah tanah. Kombinasi dengan geotekstil membuat sistem tetap optimal dan tahan lama.

Apa itu Geofoam dalam Rekayasa Geoteknik dan Geosintetik: Material Ringan untuk Solusi Infrastruktur Modern

Apa itu Geofoam dalam Rekayasa Geoteknik dan Geosintetik: Material Ringan untuk Solusi Infrastruktur Modern

Geofoam adalah material timbunan ringan berbasis polystyrene yang digunakan dalam rekayasa geoteknik untuk menggantikan tanah urug konvensional. Dengan berat sangat ringan namun memiliki kekuatan tekan memadai, geofoam mampu mengurangi beban pada tanah dasar, mempercepat konstruksi, dan meningkatkan stabilitas. Aplikasinya meliputi timbunan jalan, oprit jembatan, hingga perlindungan utilitas bawah tanah, menjadikannya solusi modern yang efisien untuk infrastruktur.

Geomembrane untuk Waterproofing Terowongan dan Saluran Bawah Tanah

Geomembrane untuk Waterproofing Terowongan dan Saluran Bawah Tanah

Proyek bawah tanah di Indonesia itu tidak mudah. Tanahnya basah, musim hujannya panjang, dan air tanah di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya dangkal sekali. Kondisi seperti ini langsung jadi masalah besar kalau sistem waterproofing yang dipasang tidak...

Let's Work Together!

Silahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan material yang tepat untuk proyek anda dan dapatkan harga terbaik dari kami.

Location

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765

Mobile : 08111116066

Fax : (62-21) 8463504

Email : office@pandu-equator.com

Dapatkan Info Lebih Lengkap Mengenai Geosintetik

7 + 15 =

blank