Apa itu Dinding Penahan Tanah, Fungsi , dan Jenisnya
Visit
Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia
Contact
021 84995477
021 84994765
021 84999534
0811-111-6066
Dapatkan Penawaran Konstruksi Segmental Retaining Wall
Dinding penahan tanah adalah struktur yang dibangun untuk menahan tanah yang bergerak atau untuk mencegah longsoran tanah. Dinding ini dibangun dari berbagai macam bahan seperti besi, kayu, batuan, pasir, dll. Dinding penahan tanah dapat dibangun dengan berbagai metode, seperti dengan cara menggali tanah dan membuat teras-teras, atau dengan cara menancapkan tiang-tiang ke dalam tanah dan menghubungkannya dengan kawat atau tali. Dinding penahan tanah juga dapat dibangun dengan cara menggunakan kotak-kotak besi atau logam yang diisi dengan batuan atau pasir. Dinding ini digunakan untuk menjaga kestabilan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor, sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi dan menjaga kestabilan air di daerah yang rawan banjir.
Source : Wikipedia
Fungsi dinding penahan tanah adalah untuk menahan tanah yang bergerak atau untuk mencegah longsoran tanah. Dinding penahan tanah juga digunakan untuk menjaga kestabilan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor. Selain itu, dinding penahan tanah juga digunakan sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi seperti jalan, jembatan, dan bangunan. Dinding penahan tanah juga digunakan untuk menjaga kestabilan air di daerah yang rawan banjir.
Ada beberapa tipe dinding penahan tanah, diantaranya:
- Dinding gabion: Dinding ini terdiri dari kotak-kotak terbuat dari besi atau logam yang diisi dengan batuan atau pasir. Dinding gabion digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
- Dinding terasering: Dinding ini terdiri dari beberapa lapisan tanah yang dikumpulkan dan dibentuk seperti teras-teras. Dinding terasering digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
- Dinding tanah berpilin: Dinding ini terdiri dari beberapa tiang yang dalamkan ke dalam tanah dan dihubungkan dengan kawat atau tali. Dinding tanah berpilin digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
- Dinding tanah tetap (sheet pile wall): Dinding ini terdiri dari plat-plat besi atau kayu yang dalamkan ke dalam tanah. Dinding tanah tetap digunakan untuk menahan tanah di daerah yang rawan longsor atau sebagai dinding pembatas untuk proyek-proyek konstruksi.
- Dinding berlubang : Dinding ini terdiri dari sebuah dinding yang memiliki lubang-lubang dan digunakan untuk menahan tanah yang bergerak. Dinding berlubang digunakan untuk menahan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor.
- Dinding Penahan Tanah Segmental : Dinding penahan tanah ini terdiri dari susunan beton modular yang saling mengunci satu sama lain dan biasanya untuk timbunan diperkuat dengan material geogrid atau geostrap.
Baca Juga : Selimut Pengandali Erosi dan Matras Perkuatan
Baca Post Kami Lainnya
Pembangunan Subdrain / Underdrain Pada Proyek Jakarta International Stadium
Pembangunan Subdrain / Underdrain Pada Proyek Jakarta International StadiumApa itu Subdrain? Subdrain atau sering disebut juga dengan istilah underdrain adalah system drainase dibawah permukaan yang berfungsi untuk mempercepat pengaliran air dan mengalirkan sehingga...
Apa itu Landfill Capping?
Capping secara harafiah berarti penutup yang berfungsi untuk menutup suatu hal agar tidak keluar, dalam hal ini Landfill Capping adalah cover penutup untuk Tempat Pembuangan, seperti :
Pemasangan Woven Geotextile dan Geomembrane Pada Kolam Lumpur PLTU Labuhan
Pemasangan Woven Geotextile dan Geomembrane Pada Kolam Lumpur PLTU LabuhanSupply Batu Bara di PLTU merupakan kebutuhan paling vital dalam operasional. Adanya pendangkalan akibat lumpur yang terbawa arus air laut di area jalur lalulintas tongkang mengakibatkan...
Perkuatan Lereng dengan Geogrid
Geogrid umumnya digunakan pada perkuatan lereng, jalan maupun timbunan tanah untuk jalan, maka. Secara fisik geogrid ini berbentuk lembaran berlubang seperti jaring, dimana lubang tersebut dapat terisi dengan material timbunan (sirtu, gravel, maupun tanah).
Apa itu Geocomposite, Jenis dan Fungsinya ?
Apa itu Geocomposite, Jenis dan Fungsinya ?VisitJl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 IndonesiaContact021 84995477021 84994765021 849995340811-111-6066Setiap material geosintetik seperti geotextile, geomembrane, geogrid, geonet...
Apa itu Geotextile Woven dan Non Woven Serta Fungsinya
Geotextile adalah lembaran sintetik yang berpori sehingga memiliki sifat tembus air dan fleksibel, biasanya digunakan sebagai stablisasi tanah dasar
Let's Work Together!
Silahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan material yang tepat untuk proyek anda dan dapatkan harga terbaik dari kami.
Location
Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia
Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765
Mobile : 08111116066
Fax : (62-21) 8463504
Email : office@pandu-equator.com




