Pemasangan Woven Geotextile dan Geomembrane Pada Kolam Lumpur PLTU Labuhan

Supply Batu Bara di PLTU merupakan kebutuhan paling vital dalam operasional. Adanya pendangkalan akibat lumpur yang terbawa arus air laut di area jalur lalulintas tongkang mengakibatkan tersendatnya jumlah pasokan yang dapat masuk.

Untuk memperdalam jalur tongkang, maka dilaksanakan dredjing dan untuk menampung material dredjing tersebut dibuatlah kolam lumpur di area terdekat dengan area jalur tongkang tersebut. Untuk memcegah lumpur lari kesegala arah dibutuhkan wall / dinding penampungan yang kedap dan kuat. Selain kedap konstruksi dinding merupakan konstruksi expose, sehingga material yang digunakan juga harus tahan terhadap UV.

Dari kriteria kebutuhan konstruksi tersebut, maka digunakan material woven geotextile layer by layer untuk struktur utama dinding, yang kemudian di luarnya di cover dengan menggunakan HDPE Geomembrane seperti sketch diatas.

Berikut ini adalah dokumentasi saat pengerjaan pembuatan kolam lumpur di PLTU Labuhan – Pandeglang.

Konsultasikan Kebutuhan Geosintetik Anda

Untuk konsultasi dan pemesanan produkGeomembrane silahkan hubungi kami di (021) 84995477, 84999534, 84994765

Konsultasikan Kebutuhan Geosintetik Anda

Untuk konsultasi dan pemesanan produk Geomembrane silahkan hubungi kami di (021) 84995477, 84999534, 84994765

Baca Post Kami Lainnya

Cara Menghitung Overlap Geotextile untuk Menentukan Kebutuhan Material Proyek

Cara Menghitung Overlap Geotextile untuk Menentukan Kebutuhan Material Proyek

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Apa yang Perlu Dipertimbangkan Geomat untuk Lereng Tanah Berpasir dan Tanah Lempung?

Apa yang Perlu Dipertimbangkan Geomat untuk Lereng Tanah Berpasir dan Tanah Lempung?

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Berapa Lama Geomat Dapat Bertahan dan Membantu Pertumbuhan Vegetasi pada Lereng?

Berapa Lama Geomat Dapat Bertahan dan Membantu Pertumbuhan Vegetasi pada Lereng?

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Berapa Kuat Tarik Geotextile yang Dibutuhkan untuk Proyek Konstruksi?

Berapa Kuat Tarik Geotextile yang Dibutuhkan untuk Proyek Konstruksi?

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Geosintetik untuk Konstruksi Berkelanjutan: Efisiensi Material, Perlindungan Lingkungan, dan Ketahanan Infrastruktur

Geosintetik untuk Konstruksi Berkelanjutan: Efisiensi Material, Perlindungan Lingkungan, dan Ketahanan Infrastruktur

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Fungsi Utama Geomembrane sebagai Lapisan Kedap Air

Fungsi Utama Geomembrane sebagai Lapisan Kedap Air

Geomembrane merupakan material geosintetik dengan permeabilitas sangat rendah yang berfungsi mengendalikan rembesan pada berbagai proyek infrastruktur. Mulai dari embung, saluran irigasi, kolam limbah, pertambangan, hingga tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah, geomembrane membantu menjaga volume tampungan dan membatasi migrasi kontaminan. Kenali jenis-jenis geomembrane, fungsi utama, parameter spesifikasi teknis, serta tahapan pemasangan yang menentukan kinerja lapisan kedap air.

Let's Work Together!

Silahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan material yang tepat untuk proyek anda dan dapatkan harga terbaik dari kami.

Location

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765

Mobile : 08111116066

Fax : (62-21) 8463504

Email : office@pandu-equator.com

Dapatkan Info Lebih Lengkap Mengenai Geosintetik

Hubungi Kami WhatsApp