Dokumentasi pemasangan Geotextile Non Woven Sebagai Separator Tanah
Permintaan Penawaran Harga Non Woven Geotextile
Visit
Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia
Contact
021 84995477
021 84994765
021 84999534
0811-111-6066
Permintaan Penawaran Harga Non Woven Geotextile
Salah satu fungsi dari Geotextile adalah sebagai separator yang memisahkan antara tanah dasar dengan tanah timbunan, pada pekerjaan kali ini menggunakan Geotextile jenis Non Woven yang mana tanah yang digunakan sudah relatif baik sehingga lebih dibutuhkan kepada fungsi separator dan filtrasi agar mencegah tercampurnya tanah timbunan dengan tanah dasar sekaligus tetap dapat mengalirkan air tanpa khawatir menggerus tanah timbunan.
Berikut ini adalah beberapa dokumentasi saat pengerjaan pemasangan non woven geotextile
Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Kami
Silahkan hubungi kami, dengan klik tombol dibawah ini
Untuk informasi lebih lanjut mengenai material geomembrane, silahkan hubungi kami di (62-21) 84995477, 84999534, 84994765
Ingin Mendapatkan Penawaran Harga Terbaik Kami?
silahkan hubungi kami di (021) 84995477, 84999534, 84994765
Hubungi Kami Sekarang Juga
Dapatkan penawaran harga terbaik dari kami, Gratis Konsultasi.
Baca Post Kami Lainnya
Pameran Konferensi Regional Teknik Jalan ke 15
Ajang Pameran Konferensi Regional Teknik Jalan ke 15 merupakan event exhibition pertama kami dan tentunya ini merupakan awal bagi kami untuk memperkenalkan Teknologi Segmental Retaining Wall dan Produk-Produk Geosintetik berkualitas.
Langkah – Langkah Instalasi Geocell Sebagai Erosion Control
Tepi atas Geocell harus ditimbun dalam parit angkur untuk mencegah aliran di bawahnya. Ini juga berfungsi untuk mengunci Geocell bagian atas lereng. Metode ini mengambil keuntungan dari berat tanah di atas sel yang ditimbun. Persamaan berikut dapat digunakan untuk menghitung panjang dan tinggi parit yang dibutuhkan untuk menahan gaya geser :
Dokumentasi Pemasangan Geomembrane dan Non Woven Geotextile Pada Proyek Landfill
Landfill atau tempat pembuangan akhir merupakan fasilitas vital suatu kota, terbukti dengan tidak adanya fasilitas pembuangan akhir yang memadai mengakibatkan kota menjadi penuh sampah karena masyarakat membuang sampah rumah tangga mereka sembarangan di pinggir2 jalan dan di sungai.


