Apa itu Geotextile Woven dan Non Woven Serta Fungsinya

Apa itu Geotextile

Geotextile adalah lembaran sintetik yang berpori sehingga memiliki sifat tembus air dan fleksibel, biasanya digunakan sebagai stablisasi tanah dasar dalam pekerjaan Teknik sipil. Geotextile sendiri terbagi dalam dua jenis yaitu geotextile woven dan geotextile non woven.

Geotextile Woven

Geotextile woven atau geotextile anyam ini berupa lebaran yang dihasilkan dari anyaman material yang berbahan dasar Polypropylene (PP) atau Polyester (PET). Sekilas bentuknya seperti anyaman karung beras namun geotextile woven ini memiliki kuat tarik, kuat tusuk, dan kuat sobek yang tinggi,

woven geotextile

Gambar 1 : Geotextile Woven

Fungsi Geotextile Woven

Sebagai Perkuatan Tanah Dasar Untuk perkuatan tanah dasar yang lunak biasanya digunakanmaterial woven geotextile sebagai lapisan yang kemudian dilakukan penimbunan diatasnya dimana geotextile woven ini dapat menyalurkan beban diatasnya secara merata sehingga dapat mencegah terjadinya penurunan tanah dasar, Untuk metode pemasangannya ada beberapa macam, tergantung dari kondisi tanah dan tujuan yang ingin dicapai.

Gambar 2 : Cara Pemasangan Geotextile Woven Sumber (Gourc, 1993)

Kami Siap Membantu Anda

Silahkan hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan geosintetik anda dengan team ahli kami

Gambar 2a : Geotekstil diletakkan pada pertemuan tanah lunak dan timbunan yang berfungsi sebagai pemisah / separasi, mencegah kontaminasi tanah timbunan oleh butiran halus tanah lunak di bawahnya. Selain itu, geotekstil juga berfungsi sebagai tulangan.
Gambar 2b : Geotekstil pada bagian ujungnya ditekuk ke belakang untuk mencegah kelongsoran lereng.
Gambar 2c : Geotekstil membentuk bantalan berisi tanah untuk mendistribusikan beban dan atau berfungsi sebagai lapisan drainase.
Gambar 2d : Lapisan drainase dihubungkan dengan jaringan drainase vertikal.
Gambar 2e : Geotekstil dipasang agar lereng timbunan dapat dibuat lebih tegak.
Gambar 2f : Geotekstil digabungkan dengan sistem kolom tiang-tiang yang mendukung sebagian dari beban timbunan.
Gambar 2g : Geotekstil di ujung-ujungnya dikunci agar tidak terjadi penggelinciran (sistem wager).
Gambar 2h : Geotekstil diletakkan di bawah berm untuk meyakinkan stabilitas timbunan.

Rakit tulangan geotekstil yang diletakkan pada kolom tiang-tiang (gambar 2f) bertujuan untuk meringankan beban tanah pondasi dari beban timbunan. Rakit yang didukung oleh tiang-tiang berguna dalam meneruskan beban ke tanah yang lebih dalam dan sekaligus mengurangi tekanan tanah pada kedalaman yang dangkal.

Geotextile Woven Sebagai Separator
Seperti dijelasakan pada poin sebelumnya bahwa penempatan geotextile woven ini diantara tanah lunak dan tanah timbunan sebagai separator dan filter. Kita tau bahwa geotextile memiliki sifat permeabilitas yang tinggi sehingga air dapat tembus melalui pori-pori geotextile namun dalam hal ini geotextile mampu menahan butiran tanah diatasnya untuk tidak ikut terbawa oleh air sehingga mencegah tercampurnya butiran tanah timbunan dengan tanah lunak yang dapat berakibat runtuhnya struktur perkuatan tanah.

Ingin info Lebih Detail ?

Silahkan hubungi kami, dan kami siap membantu anda

Geotextile Non Woven

Geotextile ini tidak dibuat melalui proses anyaman melainkan melalui proses termal, kimia, mekanis Teknik atau kombinasi mekanis Teknik menggunakan mesin berteknologi tinggi. Bahan dasar pembuatnya adalah Polyester fibre dan ada juga dari polypropylene, bentuk fisiknya berbeda dari woven geotextile lebih mirip seperti karpet oleh karena itu banyak yang menyebut geotextile non woven ini sebagai karpet jalan.

non woven geotextile

Gambar 3 : Geotextile Non Woven

Fungsi Geotextile Non Woven

Sebagai Separator
Sekilas fungsinya sama seperti jenis woven sebagai separator namun geotextile non woven ini tidak difokuskan untuk perkuatan tanah lunak, biasanya kondisi tanah dasar cukup baik sehingga dipilih jenis non woven sebagai lapisan pemisah antara tanah dasar dan tanah timbunan.

Sebagai Filtrasi
Sebagai separator non woven geotextile juga sekaligus sebagai filtrasi yang mana tujuannya juga mengalirkan air dibawah tanah tanpa membawa partikel timbunan sehingga tidak tercampur dengan tanah dasar.

Selain itu pada pembuatan saluran dainase juga menggunakan non woven geotextile sebagai pembungkus dari pipa drainase yang umumnya menggunakan pipa perforated atau pipa berlubang, agar tanah tidak masuk kedalam pipa dan air tetap dapat mengalir.

Klasifikasi Geotextile

Dari kedua jenis geotextile tersebut masih diklasifikasikan lagi menjadi 3 kelas yaitu geotextile kelas 1, 2, dan 3 dimana hal ini mengacu pada spesifikasi yang telah ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, Untuk lebih jelas mengenai apa itu geotekstil kelas 1, 2, dan 3 anda dapat membacanya disini.

Ingin Konsultasi Seputar Geosintetik ?

silahkan hubungi kami di (021) 84995477, 84999534, 84994765

Baca Post Kami Lainnya

Makan Siang Bersama Akhir Tahun 2021

Makan Siang Bersama Akhir Tahun 2021

Makan Siang Bersama Seluruh KaryawanVisitJl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 IndonesiaContact021 84995477021 84994765021 849995340811-111-6066Baca Post Kami LainnyaSilahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan material yang tepat...

Apa itu Geogrid dan Fungsinya

Apa itu Geogrid dan Fungsinya

Geogrid merupakan material geosintetik yang berbentuk lembaran dengan lubang-lubang seperti frame yang mana fungsinya sebagai tulangan untuk memperkuat struktur perkuatan tanah. Cara kerja Geogrid ini adalah di gelar di atas permukaan tanah yang kemudian diberi timbunan sehingga terjadi interlocking akibat masuknya timbunan kedalam lubang-lubang rusuk dari geogrid sehingga menghasilkan tahanan gesek yang tinggi.

Renovasi Lapangan Bola A – B – C di DKI Jakarta

Renovasi Lapangan Bola A – B – C di DKI Jakarta

Pada proyek renovasi lapangan sepak bola A – B – C kami menggunakan Geotextile non woven dengan spesifikasi sesuai dengan permintaan dari pihak kontraktor. Geotextile ini sendiri difungsikan sebagai separator dan filtrasi sehingga air tetap dapat mengalir sekaligus mencegah bercampurnya material urugan dengan tanah lunak dibawah geotextile.

Audit ISO 9001, 45001, 14001 Stage 2 by SGS Indonesia

Audit ISO 9001, 45001, 14001 Stage 2 by SGS Indonesia

Dokumentasi Audit ISO Stage 2 Oleh SGS IndonesiaVisitJl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 IndonesiaContact021 84995477021 84994765021 849995340811-111-6066Baca Post Kami LainnyaSilahkan Hubungi Team Kami agar dapat menentukan...

blank