Pada pekerjaan terowongan, air dari tanah di sekitar area galian perlu dikendalikan sejak sistem waterproofing direncanakan.
Terlebih pada lokasi dengan kondisi air tanah yang tinggi, aliran air dapat terus bergerak menuju area terowongan dan masuk melalui celah terowongan.
Jika tidak ditangani dengan sistem yang tepat, rembesan dapat mencapai lining dan masuk ke area terowongan.
Geomembrane digunakan sebagai salah satu lapisan untuk membatasi masuknya air tersebut. Material ini dipasang bersama lapisan proteksi dan sistem drainase yang mengatur aliran air dari sisi luar.
Jadi, geomembrane tidak bekerja sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem waterproofing yang menjaga agar air tidak langsung mencapai lining terowongan.
Dapatkan Geomembrane Berkualitas Segera!
Mengapa Rembesan Air Menjadi Masalah pada Terowongan?
Terowongan berada di bawah permukaan tanah sehingga air tanah di sekitarnya dapat menjadi salah satu sumber rembesan. Air dapat mencapai area terowongan melalui celah, sambungan, atau jalur rembesan pada lapisan tanah dan batuan.
Jika aliran tersebut tidak dikelola, air dapat mencapai lining dan menimbulkan masalah pada kondisi struktur maupun lingkungan di dalam terowongan.
Dokumentasi Federal Transit Administration (FTA) menunjukkan bahwa sistem waterproofing pada terowongan bawah tanah digunakan untuk mengendalikan infiltrasi air dan membatasi masuknya air ke area lining.
Sebelum membahas cara kerja geomembrane, penting memahami bahwa air yang datang dari luar tidak selalu harus “dihentikan” seluruhnya.
Pada sistem tertentu, air justru dikumpulkan dan diarahkan menuju saluran drainase, sedangkan geomembrane menjaga agar air tersebut tidak mencapai lining akhir.
Baca Juga :Geomembrane: Solusi Kedap Air untuk Proyek Konstruksi dan Lingkungan
Cara Kerja Geomembrane Mencegah Rembesan di Terowongan
Setelah memahami sumber rembesan dan pentingnya sistem pengendalian air pada terowongan, langkah berikutnya adalah melihat bagaimana geomembrane bekerja di dalam sistem tersebut.
Fungsinya tidak hanya membatasi perpindahan air, tetapi juga perlu didukung oleh lapisan dan sistem drainase yang sesuai agar air yang datang dari sisi luar dapat dikelola dengan baik.
Geomembrane sebagai Lapisan Kedap Air
Geomembrane berfungsi sebagai barrier yang memiliki permeabilitas sangat rendah sehingga menghambat perpindahan air melewati lapisan tersebut.
ASTM D7700 juga mendeskripsikan geomembrane sebagai lembaran yang relatif kedap dan dapat disambungkan melalui pekerjaan seaming di lapangan maupun pabrik.
Dalam sistem terowongan, geomembrane ditempatkan pada posisi yang dirancang untuk memisahkan sumber air dari struktur lining.
Dengan begitu, air tidak langsung mencapai permukaan struktur bagian dalam terowongan.
Mengarahkan Air ke Sistem Drainase
Geomembrane tidak berfungsi sebagai jalur aliran air. Air yang datang dari lingkungan sekitar tetap perlu dikumpulkan dan diarahkan melalui sistem drainase.
Pada salah satu konfigurasi waterproofing yang digunakan WMATA, geotextile berfungsi menyediakan jalur drainase sekaligus melindungi geomembrane.
Air yang terkumpul kemudian diarahkan menuju sistem pengumpulan di bagian bawah terowongan.
Susunan lapisan dapat berbeda sesuai desain, tetapi prinsipnya sama, lapisan drainase mengelola aliran air, sedangkan geomembrane membatasi perpindahan air menuju struktur yang harus dilindungi.
Melindungi Struktur Lining dari Air
Setelah dipasang, geomembrane menjadi lapisan pemisah antara air dari sisi luar dan lining akhir. Pada sistem yang dijelaskan FTA, geomembrane dipasang sebelum pengecoran lining akhir sehingga lapisan beton berada di sisi interior dari sistem waterproofing tersebut.
Konfigurasi semacam ini membuat fungsi geomembrane tidak bisa dipisahkan dari lapisan proteksi dan drainase di sekitarnya. Rekomendasi sistem sealing terowongan dari German Geotechnical Society juga membahas geomembrane bersama lapisan proteksi dan drainase sebagai satu sistem waterproofing.
Tahapan Pemasangan Geomembrane pada Terowongan
Pemasangan geomembrane pada terowongan tidak sesederhana menggelar material geomembrane.
Kondisi permukaan, posisi lapisan proteksi, hingga kualitas sambungan perlu diperhatikan agar lapisan kedap dapat bekerja sesuai fungsi yang direncanakan.
Secara umum, instalasi geomembrane dimulai dari menyiapkan permukaan, dilanjutkan dengan pemasangan lapisan proteksi dan geomembrane, kemudian penyambungan serta pemeriksaan seam.
Persiapan Permukaan
Permukaan tempat geomembrane dipasang perlu disiapkan terlebih dahulu.
Tonjolan atau bagian yang berpotensi merusak material perlu dirapikan sebelum lapisan waterproofing ditempatkan. Lapisan geotextile juga dapat digunakan sebagai pelindung antara permukaan awal terowongan dan geomembrane.
Pemasangan Lapisan Proteksi dan Geomembrane
Setelah permukaan siap, lapisan proteksi atau drainase dipasang mengikuti konfigurasi desain. Geomembrane kemudian ditempatkan mengikuti struktur terowongan.
Pada sistem tertentu, material dipasang pada crown, dinding, hingga area invert sesuai kebutuhan waterproofing.
Penyambungan dan Pengujian Seam
Geomembrane terdiri dari panel yang perlu disambungkan agar membentuk lapisan kedap. Sambungan tersebut umumnya dilakukan dengan teknik pengelasan yang sesuai dengan jenis material.
Bagian seam menjadi titik penting dalam pengendalian kualitas. ASTM D7700 secara khusus menyediakan panduan untuk memilih metode pengujian sambungan geomembrane berdasarkan jenis material dan teknik penyambungannya.
Pengujian perlu dilakukan sebelum lapisan berikutnya menutup geomembrane sehingga apabila ditemukan masalah pada sambungan, perbaikan masih dapat dilakukan.
Dokumen rekomendasi sistem sealing terowongan dari German Geotechnical Society menempatkan pemilihan, pemasangan, pengujian, serta quality control sebagai bagian yang saling berkaitan dalam sistem geomembrane untuk terowongan.
Baca Juga :Uji Kualitas Geomembrane di Lapangan: Metode dan Standar yang Digunakan
FAQ Seputar Konten
- Apakah geomembrane dapat mencegah air masuk ke terowongan?Geomembrane berfungsi sebagai lapisan kedap yang menghambat perpindahan air menuju struktur bagian dalam terowongan. Kinerjanya tetap bergantung pada konfigurasi waterproofing, detail sambungan, perlindungan material, dan sistem drainase yang digunakan.
- Apakah geomembrane mengalirkan air tanah?Tidak. Geomembrane berfungsi sebagai barrier, sedangkan air yang perlu dikeluarkan dialirkan melalui lapisan atau saluran drainase dalam sistem waterproofing.
- Mengapa sambungan geomembrane perlu diuji?Sambungan geomembrane menjadi bagian penting untuk menjaga kontinuitas lapisan kedap. ASTM D7700 menyediakan panduan pemilihan metode pengujian seam untuk mengevaluasi kualitas sambungan geomembrane.
Kesimpulan
Cara kerja geomembrane dalam mencegah rembesan di terowongan tidak hanya bergantung pada sifat kedap material.
Geomembrane bekerja sebagai bagian dari sistem waterproofing yang terintegrasi dengan lapisan proteksi dan drainase.
Air dari lingkungan sekitar dikelola melalui jalur drainase, sementara geomembrane membatasi perpindahannya menuju lining.
Persiapan permukaan, pemasangan, kualitas seam, detail sambungan, hingga pemeriksaan sebelum secondary lining menjadi bagian penting agar sistem dapat bekerja sesuai desain.
PT Pandu Equator Prima menyediakan kebutuhan material geosintetik untuk berbagai pekerjaan konstruksi, termasuk geomembrane untuk sistem waterproofing.
Selain menyediakan material, Pandu Equator Prima juga mendukung kebutuhan proyek hingga proses instalasi di lapangan, sehingga pemilihan material dan pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi WhatsApp tim PT Pandu Equator Prima di nomor 0811-111-6066.


Recent Comments