Curing Beton Menggunakan Non Woven Geotextile, Pada Proyek Tol di Provinsi Lampung

Dalam proses pembuatan beton selain dilakukan pengecoran selanjutnya wajib dilakukan perawatan beton atau istilahnya curing beton, hal ini bertujuan untuk menjaga kelembaban dan temperatur agar proses hidrasi tidak terlalu cepat sehingga didapat kepadatan yang sempurna.

Dahulu proses curing beton ini dilakukan dengan menutupi beton yang telah selesai di cor menggunakan karung yang kemudian menyemprotkan lapisan khusus diatas beton dan dibasahi secara berkala agar kelembaban terjaga sehingga hasil pengencoran tidak terlalu cepat kering akibat paparan panas matahari.

Saat ini para kontraktor sudah tidak lagi menggunakan karung sebagai cover penutup beton, sebagai gantinya mereka menggunakan Geotextile sebagai cover penutup beton. Proses Curing sendiri biasanya dilakukan selama tujuh hari berturut turut.

Pada proyek tol di Provinsi Lampung kami menggunakan material Geotextile Non Woven sebagai cover penutup beton, berikut ini adalah dokumentasi selama proses curing beton dilakukan.

Ingin Melakukan Konsultasi Seputar Geosintetik ?

silahkan hubungi kami di (021) 84995477, 84999534, 84994765

Baca Post Kami Lainnya

Cara Menghitung Kebutuhan Geomembrane Berdasarkan Luas dan Bentuk Area Proyek

Cara Menghitung Kebutuhan Geomembrane Berdasarkan Luas dan Bentuk Area Proyek

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Bagaimana Cara Memilih Metode Pengelasan Geomembrane untuk Kondisi Lapangan Berbeda?

Bagaimana Cara Memilih Metode Pengelasan Geomembrane untuk Kondisi Lapangan Berbeda?

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Mengapa Geotextile Bisa Mengalami Kerusakan Saat Penimbunan? Penyebab dan Pencegahannya

Mengapa Geotextile Bisa Mengalami Kerusakan Saat Penimbunan? Penyebab dan Pencegahannya

Geosintetik berpotensi mendukung konstruksi berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan material alam, peningkatan umur layanan infrastruktur, perlindungan tanah dan sumber daya air, serta pengendalian erosi. Kenali peran geotextile, geogrid, geomembrane, dan material geosintetik lainnya dalam pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan tangguh, serta bagaimana pendekatan evaluasi siklus hidup (Life Cycle Assessment) membantu menilai dampak lingkungannya.

Hubungi Kami WhatsApp