Salah satu tantangan yang harus siap dihadapi oleh kepala proyek ketika membangun konstruksi untuk pembangunan jalan, kawasan perumahan, hingga area industri adalah perbedaan elevasi tanah.

Apabila aspek ini tidak diperhatikan dengan baik, maka risiko seperti tanah yang tidak stabil atau bahkan longsor mungkin saja terjadi. Oleh sebab itu, penting untuk Anda memastikan tanah di area konstruksi memiliki daya tahan yang kuat.

Anda bisa merancang sistem dinding penahan tanah khusus. Di dunia konstruksi, Anda bisa menemukan banyak jenis sistem dinding penahan tanah. Salah satunya adalah segmental retaining wall.

Segmental retaining wall adalah sistem dinding penahan tanah yang dibangun menggunakan blok beton pracetak yang disusun secara modular dan saling mengunci (interlocking).

Segmental retaining wall atau dapat kita singkat SRW bekerja sebagai bagian dari sistem tanah bertulang. Dibandingkan dengan retaining wall beton konvensional, SRW banyak dipilih karena menawarkan berbagai keunggulan.

Baca Juga: Pelajari Apa Saja Perbedaan Geotextile Non-Woven PET dan Geotextile Non-Woven PP di Sini!

Keunggulan SRW inilah yang akan menjadi bahasan utama kita di dalam artikel. Penasaran apa saja keunggulan SRW? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!

Keunggulan Segmental Retaining Wall Dibandingkan Retaining Wall Beton Konvensional

1. Waktu Konstruksi Lebih Cepat

Keunggulan SRW yang pertama adalah dapat menjadikan waktu pengerjaan proyek lebih efisien.

SRW tidak mengharuskan Anda menjalankan proses bekisting, pengecoran, dan curing seperti retaining wall konvensional.

2. Efisiensi Biaya Konstruksi

Berhubungan dengan manfaat yang pertama adalah biaya yang diperlukan untuk proyek konstruksi berkurang drastis.

Hal ini wajar mengingat proses bekisting, pengecoran, dan curing yang tidak lagi diperlukan. Kepala proyek juga tidak perlu lagi memikirkan biaya untuk pengadaan tenaga kerja dan alat berat khusus untuk tiga proses sebelumnya.

3. Fleksibilitas Tinggi Terhadap Pergerakan Tanah

Keunggulan SRW ketiga dibandingkan retaining wall konvensional adalah fleksibilitasnya yang jauh lebih baik.

SRW dapat beradaptasi terhadap pergerakan tanah, termasuk penurunan diferensial.

4. Proses Perawatan Lebih Mudah Dilakukan

Berikutnya adalah SRW yang menawarkan proses perawatan lebih mudah. Dalam sistem retaining wall konvensional, perbaikan yang dilakukan mengharuskan Anda membongkar hampir seluruh struktur yang ada.

Kondisi ini tentu saja menjadikan perbaikan berjalan lama dan membutuhkan biaya yang besar. Berbeda dengan retaining wall konvensional, perbaikan SRW tidak mengharuskan Anda membongkar struktur dinding.

5. Memberikan Nilai Estetika yang Tinggi

Jika proyek konstruksi yang Anda bangun berkaitan dengan industri perumahan atau industri besar, SRW dapat menambah nilai estetika yang ada.

Blok beton tersedia dalam berbagai tekstur dan warna, sehingga dapat disesuaikan dengan desain lanskap maupun arsitektur.

6. Distribusi Beban Lebih Efisien

SRW bekerja dengan mendistribusikan beban ke dalam massa tanah bertulang, bukan hanya pada permukaan dinding.

Dengan adanya geogrid, tekanan tanah dapat disalurkan secara merata sehingga mengurangi beban langsung pada facing. Mekanisme ini meningkatkan stabilitas dan efisiensi struktur secara keseluruhan.

7. Sistem Drainase Lebih Baik

SRW umumnya dilengkapi dengan sistem drainase yang efektif, menggunakan material granular dan geotekstil.

Sistem ini membantu mengalirkan air dengan baik sehingga mencegah terbentuknya tekanan hidrostatik yang dapat merusak struktur.

8. Lebih Ramah Lingkungan

Dari sisi keberlanjutan, SRW memiliki keunggulan karena menggunakan material pracetak yang mengurangi limbah konstruksi.

Selain itu, efisiensi dalam penggunaan material dan energi menjadikannya solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional.

FAQ Seputar Konten

  1. Mengapa SRW lebih efisien dibandingkan retaining wall beton konvensional? Karena proses konstruksinya lebih sederhana tanpa bekisting dan pengecoran, sehingga waktu pengerjaan lebih cepat, biaya tenaga kerja lebih rendah, dan risiko keterlambatan proyek dapat diminimalkan.
  2. Apakah SRW cocok digunakan untuk semua kondisi lahan? Tidak selalu. SRW membutuhkan ruang yang cukup di belakang dinding untuk pemasangan geogrid, sehingga pada lahan yang sangat terbatas atau kondisi tertentu, retaining wall beton konvensional mungkin lebih sesuai.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap tentang keunggulan segmental retaining wall dibandingkan retaining wall konvensional.

Baca Juga: Seberapa Efektif Geomembrane untuk Tanah Ekspansif?

Keunggulan tersebut meliputi waktu konstruksi yang lebih cepat, efisiensi biaya, fleksibilitas terhadap pergerakan tanah, hingga kemudahan dalam perawatan.

Apabila Anda membutuhkan partner yang siap memberikan Anda segmental retaining wall berkualitas, hubungi saja Pandu-Equator. Hubungi tim kami melalui WhatsApp di nomor 0811-111-6066.

Hubungi Kami WhatsApp