1. Pendahuluan

Pemilihan tipe geotekstil yang sesuai bergantung kepada syarat-syarat fungsi dari pemasangannya. Dalam hal perancangan konstruksi sipil dengan menggunakan geosintetik, maka fungsi yang akan diaplikasikan harus dianalisis dulu, kemudian dipilih tipe material yang cocok. Dalam lingkup konstruksi sipil, geosintetik mempunyai beberapa fungsi utama, seperti :

  1. Pemisah atau separasi (separation)
  2. Stabilisasi
  3. Filtrasi (filtration)
  4. Drainase
  5. Tulangan atau perkuatan (reinforcement)
  6. Fungsi proteksi
  7. Lapis Kedap
  8. Pencegah Erosi
  9. Gabungan fungsi-fungsi

Fungsi-fungsi diatas bisa bersifat tunggal atau gabungan dari beberapa fungsi bergantung kepada penggunaanya. Dalam Gambar 1 ditunjukkan fungsi dari masing-masing produk geosintetik menurut Fluet (1988).

Gambar 1 Fungsi Utama dari Berbagai Macam Geosintetik (Fluet, 1988)

2. Pertimbangan-pertimbangan dalam Perancangan

Langkah awal yang harus dilakukan dalam mengevaluasi perancangan geosintetik dan kinerjanya adalah mengidentifikasi fungsi relatif untuk penggunaanya. Tabel 1 menunjukkan identifikasi fungsi-fungsi geosintetik dalam berbagai aplikasinya yang disarankan oleh Richardson dan Korner (1990).

Tabel 1. Macam-macam aplikasi geosintetik dan fungsinya (Richardson dan Koerner, 1990)

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja geosintetik, dan menentukkan sifat-sifat geosintetik yang dibutuhkan untuk menahan pengaruh kinerja geosintetik.

Spesifikasi dan sifat-sifat fungsi geosintetik yang diisyaratkan, prosedur pemasangan dan penyimpananya merupakan hal yang penting dalam meyakinkan bahwa kualitas geosintetik yang dikirim serta pemasangan nantinya sesuai dengan yang direncanakan dalam spesifikasi teknis.

Sifat-sifat seperti kekuatan dan elongasi diperoleh dari material dasar (polymer) dan sifat hidrolik dari material tersebut perlu dispesifikasikan. Misalnya kekuatan dan kekauan merupakan dua sifat yang penting dalam perencanaan perkuatan tanah dengan geosintetik, oleh karena itu, material yang kuat, relatif kaku, dan lolos air. Selain itu, perubahan akibat temperature, pengaruh buruk akibat rayapan dapat berpengaruh besar pada tegangan ijinnya. Untuk kasus ini, produk geosintetik yang cocok untuk perkuatan tanah yaitu Geogrid, Woven Geotextile dan Geocomposite.

Umumnya, woven geotextile mempunyai kekuatan tarik dan modulus tinggi, sifat kemuluran atau elongasi rendah, sedangkan non woven geotextile mempunyai kuat tarik dan modulus rendah, serta kemuluran tinggi. Non woven Geotextile needle punched merupakan material yang baik digunakan dalam sistem drainase, yaitu dapat menyediakan ruang pengaliran, baik ke arah tegak lurus maupun searah bidang Geotextile. Kelebihan tekanan air pori pada tanah dasar yang timbul akibat beban timbunan yang bekerja selama pelaksanaan maupun sesudahnya dapat berkurang secara berangsur-angsur (terdisipasi) sehingga meningkatkan kuat geser bersama dengan berjalannya waktu. Sebaliknya, woven geotextile tidak dapat menyediakan fasilitas drainase tersebut, dan bahkan menunjukkan adanya kecenderungan terbentuknya lapisan kedap air dari tanah berbutir halus akibat beban dinamik.

Untuk aplikasi sebagai filter atau pemisah, maka geotekstil yang dipilih sebaiknya bersifat fleksibel, lolos air dan dapat menahan tanah. Untuk ini, non woven geotekstil dari bahan polyester atau polypropylene sangat cocok. Bila geosintetik digunakan sebagai lapis kedap, maka geomembrane dari bahan High Density Polyethylene cocok digunakan.

Untuk setiap aplikasi, umumnya geosintetik memenuhi fungsi mayor dan fungsi minor. Sebagai contoh, geosintetik yang berfungsi sebagai filtrasi, sering harus menyerap tegangan tarik.

 

3. Penutup

Untuk konsultasi mengenai pengadaan dan pemasangan Geosintetik pada proyek yang Anda kerjakan dan juga proyek yang sedang Anda Rencanakan bisa hubungi Kami.

Salam sukses selalu dari kami PT. Pandu Equator Prima

 

4. Referensi

Fluet, J. (1988), Geosynthestics for Soils Improvement: A general Report and Keynote Address, Geosynthetics for Soil Improvement, Edited by Holtz, R.D, ASCE.

Hardiyatmo, Hary Christady (2017), Geosintetik untuk Rekayasa Jalan Raya Perancangan dan Aplikasi, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

PT Pandu Equator Prima

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765 Fax : (62-21) 8463504

Mobile : 0811-1116066

Email : office@pandu-equator.com

Silakan Isi Form Berikut Untuk Konsultasi Produk Geonet

15 + 8 =