1.  Pendahuluan

Sifat yang harus dimiliki oleh Geotextile sebagai lapis pelindung yaitu kuat tusuk (puncture Strength). Geotextile akan mengalami tusukan akibat batu-batu pecah yang runcing, tonggak kayu, akar-akaran dan lain-lain ketika dihamparkan di lapangan. Disamping gaya dinamik yang berupa jatuhan atau tumbukan material, Geotextile juga mengalami gaya tusuk.

Gambar 1 Aplikasi Non Woven Geotextile Sebagai Lapis Pelindung Pada TPA

Gambar 2 Aplikasi Non Woven Geotextile Sebagai Lapis Filtrasi dan Drainase di Lapangan Bola

2. Dasar Perhitungan

Tahanan geotextile terhadap tusukan diskemakan dalam Gambar di bawah ini (Korner, 2005).

Gambar 3 Skema Tahanan Geotextile terhadap Tusukan

Gaya vertikal yang bekerja pada geotekstil yang secara perlahan-lahan mengencang di sekitar material runcing adalah sebagai berikut :

F = p’da2S1S2S3                                                                                                                                                        (1)

 

dengan,

F = gaya tusuk vertikal yang harus ditahan (kN)

da = diameter rata-rata agregat batuan atau obyek lain (m)

p’ = tekanan pada geotekstil (kN/m2)

S1 = faktor tonjolan dari obyek yang meruncing (Tabel 1)

S2 = faktor skala untuk menyesuaikan dengan hasl uji tusuk ASTM D4833 yang menggunakan obyek berdiameter 5-7 cm terhadap obyek yang nyata di lapangan (Tabel 1).

S3 = faktor bentuk untuk menyesuaikan alat tusuk datar dari ASTM D4833 terhadap bentuk dari obyek nyatanya (Tabel 1)

Tabel 1. Faktor-faktor yang digunakan dalam analisis tusukan (tanpa dimensi) (Korner)

Nilai gaya tusuk vertikal pada persamaan (1) merupakan gaya tusuk yang diijinkan. Untuk menghitung gaya tusuk vertikal yang dibutuhkan maka harus dikalikan dengan faktor-faktor  seperti kerusakan akibat instalasi (RFID), faktor reduksi akibat creep (RFCR), faktor kerusakan akibat kimia dan biologi (RFCBD). Untuk faktor-faktor tersebut dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Faktor-faktor Reduksi pada Geosintetik

(1) Nilai kisaran terendah mengacu pada aplikasi yang memiliki masa pakai layanan yang relatif singkat dan / atau situasi dimana deformasi creep tidak penting untuk kinerja sistem secara keseluruhan.

 

Dengan demikan, maka didapatkan nilai kuat tusuk yang diijinkan yaitu :

Fall = F x RFID x RFCR x RFCBD

 

3. Penentuan Nilai Kuat Tusuk di Laboratorium

Penentuan nilai kuat tusuk Non Woven Geotextile di Laboratorium dilakukan dengan pengetesan yang mengacu kepada ASTM D6241 adapun peralatan yang digunakan yaitu :

  1. Mesin Penguji, harus tipe laju-ekstensi-konstan (CRE), dengan perekam autografis yang sesuai dengan persyaratan Spesifikasi D 76.
  2. Plunger, dengan diameter rata 50 mm ±1 mm dengan tepi radial 2,5 mm ± 0,5 mm. Lihat Gambar. 4.
  3. Alat Klem, yang terdiri dari pelat konsentris dengan diameter internal 150 mm, Mampu menjepit spesimen uji tanpa selip (batas selip batas spesimen uji hingga 5 mm). Diameter eksternal disarankan 250 mm. Diameter lubang yang digunakan untuk mengamankan kumpulan penjepit cincin disarankan menjadi 11 mm dan sama-sama diberi jarak pada diameter 220 mm. Lihat Gambar 5.

Gambar 4 Plunger

Sample benda uji dibuat sebanyak 5 pcs dan diuji. Hasil pengujian digambarkan berupa grafik dan tabel statistik dari hasil pengujian yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 5 Pengaturan untuk Pengujian Kuat Tusuk pada Mesin Uji Tarik

Gambar 6 Grafik dan Tabel Statistik Hasil Pengujian

 

Berdasarkan hasil pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa nilai kuat tusuk rata-rata pada Non Woven Geotextile yaitu 2,77 kN dengan standar deviasi 0,168 kN dan nilai varian 6,06 kN.

 

4. Penutup

Demikian artikel ini kami buat semoga dapat membantu Anda dalam memilih material Non Woven Geotextile sebagai lapis separasi, filtrasi dan proteksi. 

PT. Pandu Equator Prima bergerak dibidang supplier geosintetik, menjual Non Woven Geotextile untuk lapis separasi, filtrasi dan proteksi pada TPA, lapangan bola, dan lain sebagainya.

Untuk konsultasi mengenai pengadaan dan pemasangan Non Woven Geotextile pada proyek yang Anda kerjakan dan juga proyek yang sedang Anda Rencanakan bisa hubungi Kami.

Salam sukses selalu dari kami PT. Pandu Equator Prima

 

5. Referensi

Koerner, R. M. (2005). Designing With Geosynthetics Fifth Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

PT Pandu Equator Prima

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765

Mobile : 08111116066

Fax : (62-21) 8463504

Email : office@pandu-equator.com

Silakan Isi Form Berikut Untuk Pemesanan dan Informasi Non Woven Geotextile.

12 + 12 =