Pendahuluan

Banyak perusahaan pengelolaan kelapa sawit yang belum menggunakan lapisan kedap pada kolam limbah. Banyak yang berfikir bahwa pemasanga lapisan kedap tidak perlu dan hanya buang-buang waktu dan dana konstruksi. Banyak juga yang berfikir bahwa kolam pengelolaan limbah tidak akan mencemari lingkungan karena sudah menggunakan bakteri. Untuk itu berikut akan dijabarkan pengalaman dari salah satu project yang saat ini sedang dalam tahap pekerjaan pemasangan HDPE Geomembrane dilapangan. Nama project tidak akan disebutkan untuk menjaga privasi
perusahaan.

Pembahasan

Dari foto diatas terlihat kolam 1 dan kolam 2 sudah terisi dengan pome. Pada awal pengisian tidak terlihat ada indikasi kebocoran, namun setelah kolam 1 dan kolam 2 terisi penuh, terlihat air di kolam 5 mulai berubah warna dan berbau yang kemudian disusul dengan kejadian yang sama pada kolam 6. Setelah dilakukan pengecekan dari bau sudah tercium aroma pome.

Dari foto juga dapat terlihat secara jelas perbedaan antara kolam 5 dan kolam 6 yang sudah pasti terkena rembesan dibandingkan dengan kolam 7 yang belum ada indikasi adannya rembesan pome. Pome yang merembes pada dinding antar kolam juga banyak mengakibatkan longsornya dinding kolam Limbah. Hal ini diakibatkan oleh berkurangnya daya ikatan antar butir tanah pada dinding antar kolam akibat masuknya pome pada rongga-rongga tanah.

Agar tidak terjadi rembesan yang lebih jauh, maka dilakukan pemasangan lapisan kedap dengan menggunakan HDPE Geomembrane pada kolam-kolam yang belum diisi dengan pome dan juga pada kolam yang telah diisi dengan pome. Pemasangan geomembrane dilakukan mulai dari kolam 5 dengan mengawalinya dengan pemompaan air yang sudah tercemar pome keluar dari kolam, yang kemudian dilanjutkan dengan pembersihan kolam dari lumpur lumpur yang mengandung pome, setelah itu baru di mulai proses pemasangan geomembrane. Pembersihan lumpur harus dilakukan secara benar-benar menyeluruh karena sebagian lumpur sudah tercampur dengan pome. Pome memiliki potensi yang sangat tinggi untuk menghasilkan gas yang apabila tidak ditanggani dengan baik akan mengakibatkan whale pada kolam Geomembrane.

Kolam 5 sudah dipompa

Pemasangan geomembrane kolam 2

Kolam 5 sudah dipasang Geomembrane

Pengecoran lapisan beton tipis pada lantai Kolam 2

Setelah selesai pemasangan Geomembrane pada kolam 5 dilakukan pengecekan bersama terhadap semua sambungan-sambungan dan dicoba di test dengan diisi air selama beberapa hari, baru kemudian air dipompa keluar dan kolam 5 dapat diisi dengan pome yang ada di kolam 2.

Pemasangan geomembrane dilanjutkan ke kolam 2 dengan mengawalinya dengan pemompaan pome ke kolam 5 yang telah selesai dipasang geomembrane. Setelah semua pome terpompa dilanjutkan dengan pembersihan kolam dari lumpur-lumpur yang mengandung pome. Pembersihan harus dilakukan sampai semaksimal mungkin dan sebersih mungkin untuk kolam yang sudah pernah diisi dengan pome. Potensi munculnya whale akibat gas yang dihasilkan
pome yang tersisa pada lapisan tanah dibawah kolam sangan besar dan dapat merusak Geomembrane.

Pemindahan pome dari kolam 2

Pembersihan Kolam 2

Video Proses Penyambungan/Pengelasan Geomembrane

Setelah selesai pemasangan geomembrane dilakukan pengecekan bersama terhadap semua sambungan dan
dilakukan test rendam selama beberapa hari. Untuk memperkecil potensi whale yang muncul dari dasar kolam pome yang sudah pernah diisi dapat dilakukan beberapa cara sebagai berikut :

  • Memasang pemberat (karung pasir ataupun beton cetak) pada dasar kolam
  • Melakukan pengecoran tipis (10-20 cm) pada lantai dasar kolam
  • Memasang pipa gas release dibawah geomembrane
  • Memasang pipa gas release di permukaan lantai geomembrane
  • Membuat cerobong permanen di beberapa titik di kolam
  • Dan masih banyak cara lain

Pada project ini cara yang dipilih adalah dengan melakukan pengecoran tipis pada lantai kolam. Cara ini harus benar benar dilakukan dengan hati-hati, mengingat geomembrane mudah sobek apabila terkena alat bantu pengecoran seperti cangkul, corong dll.

Setelah selesai pengecoran lantai, beton diberi waktu untuk mengering sekitar 4 sampai 7 hari, kemudian kolam dapat mulai di test dengan diisi air setinggi setengah meter dan didiamkan selama 2-3 hari baru ditambahkan lagi setengah meter dan seterusnya sampai level yang dibutuhkan. Setelah kolam dinyatakan bersama siap dan tidak ada indikasi kebocoran maka kolam dapat diisi dengan pome dari kolam 1 dan dimulai lagi proses yang sama dengan kolam 2 pada kolam 1. Untuk kolam lainnya yang belum pernah diisi pome, proses yang sama seperti kolam 5 dapat yang dilakukan.

Pada kasus lain yang terdapat indikasi kebocoran pome yang sangat tinggi, dan diperkirakan besar kemungkinan akan muncul whale, dapat dilakukan salah satu dari beberapa cara diatas untuk memperkecil potensi munculnya whale.

Penutup

Setelah dilakukan pemasangan geomembrane pada kolam 5, kolam 2, kolam 1 dan kolam 6 dan tidak ditemukan adanya rembesan pada kolam 7 dan tidak ada pelebaran jejak-jejak rembesan pada dinding kolam 3 dan 4, sehingga dapat disimpulkan bahwa potensi rembesan yang ada sudah tertangani dengan baik.

Informasi produk Geomembrane, Silakan hubungi kami untuk konsultasi cara pemasangan dan harga Geomembrane terbaru.

PT Pandu Equator Prima

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Mobile : 0811-1116066 Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765,

Fax : (62-21) 8463504,

Email : office@pandu-equator.com

Silakan Isi Form Berikut Untuk Pemesanan dan Informasi Harga HDPE Geomembrane.

2 + 4 =